Penulisan skripsi itu rasanya seperti rujak, ada asem, manis, asin, dan pahit. Kamu mungkin sering dengar kisah horor para mahasiswa yang penulisan skripsinya terhambat. Namun, buat kamu yang sebentar lagi skripsian, kamu tidak perlu khawatir. Berikut ini 6 tips jitu supaya kamu bisa selesai skripsi tepat waktu!

Pilih topik dan bahasan yang memang kamu kuasai

Banyak orang bilang kalau kamu perlu cari topik dan bahasan yang gampang atau yang paling kamu sukai untuk penulisan skripsi. Tetapi masalahnya adalah kalau kamu ambil topik yang gampang, kemungkinan besar teman angkatan atau senior sudah ada yang pernah mengangkat topik yang sama. Sementara kalau kamu ambil topik yang kamu sukai, belum tentu ada banyak data referensi yang bisa kamu temukan. 

Jalan tengahnya adalah kamu ambil topik dan bahasan yang benar-benar kamu kuasai. Coba ke perpustakaan kampus dan cari-cari skripsi senior di jurusan kamu. Baca-baca juga berbagai artikel jurnal yang ada di kampus supaya kamu bisa dapat inspirasi topik skripsi seperti apa yang bagus.

Jangan tunda cari judul dan data referensi

Nah, mahasiswa tingkat akhir biasanya suka macet di bagian referensi, nih. Pusing juga kalau topik yang diambil ternyata minim data dan referensi. Karena itu, tidak ada salahnya untuk langsung cari data referensi begitu kamu sudah menentukan topik skripsi. Sama seperti tips di atas, kamu bisa mulai dari perpustakaan kampus. Selain itu, kamu juga bisa tanya-tanya ke dosen atau senior soal website jurnal gratis. 

Masalah judul, sebaiknya tunggu sampai topik kamu disetujui oleh dosen pembimbing. Kamu juga boleh banget buat beberapa judul alternatif supaya kalau dosen pembimbing minta kamu ganti judul, kamu sudah punya persiapan. Tidak perlu menunggu lagi dan bisa langsung approve topik sama judul skripsi. 

Baca Juga :  Ingin Lanjut Kuliah? Ikuti Cara Menabung Biaya Kuliah S2

Pelajari metode dan kerangka penelitian

Habis ke referensi, kamu akan dihadapkan dengan bab metode penelitian. Namanya juga skripsi, berarti kamu harus melakukan penelitian terhadap topik yang kamu angkat. Ingat, metode penelitian ini harus bisa menjawab rumusan masalah dari skripsi kamu. Metode penelitian ini secara umum ada dua jenis, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Coba kamu tanya ke senior, teman seangkatan, atau dosen bersangkutan soal metode penelitian ini supaya kamu lebih paham.

Selain itu, kamu juga harus memerhatikan kerangka penelitian dan penulisan skripsi, ya. Setiap kampus punya standar yang berbeda. Tanpa disadari, sebetulnya kebanyakan skripsi itu ditolak karena dianggap berantakan dan tidak sesuai struktur penulisan yang diminta. Jadi, kamu bisa jump start dengan rajin membaca skripsi senior di perpustakaan, nih. 

Kalau malas, ajak teman untuk kerjain skripsi bersama

Penulisan skripsi itu kira-kira 80% niat dan 20% pengetahuan. Kalau malas sudah melanda, pasti susah untuk lanjut nulis skripsi. Jangan sampai skripsi jadi tertunda dan deadline mepet. Ayo, ajak teman-teman kamu untuk ngerjain skripsi bareng, entah itu di kos atau di kafe terdekat. Dengan begitu, kamu bisa lebih semangat sekaligus tukar pikiran dengan teman-teman kamu. 

Tempat kamu menulis skripsi juga sangat berpengaruh, lho. Mungkin saja rasa malas ini datang karena kamu bosan skripsian di dalam kamar saja. Coba cari suasana baru untuk membangkitkan semangat ingin lulus dalam diri.

Proaktif dengan dosen pembimbing

Dosen pembimbing ada banyak macamnya, mulai dari yang galak sampai yang susah ditemui. Siapapun itu dosen pembimbing kamu, mereka pastinya akan lebih peduli dengan mahasiswa yang proaktif. Maksudnya di sini adalah kamu jangan menunggu dosen pembimbing untuk kontak kamu. Mau ketemuan sama dosen pembimbing? Langsung chat dosen dengan sopan untuk atur jadwal. Ada hal yang bikin kamu bingung dalam penulisan skripsi? Bicarakan dengan dosen. Ajak dosen untuk bertukar pikiran, bukan berkomunikasi satu arah saja, ya. 

Baca Juga :  Cara Menjadi Freelancer Pemula untuk Dapat Cuan Besar

Skripsi sambil kerja? Boleh juga

Tidak bisa dipungkiri kalau masa-masa penulisan skripsi ini kadang bikin stress dan menguras dompet. Bagaimana tidak, kamu harus keluarin uang untuk berangkat ke kampus buat ketemu dosen pembimbing. Belum lagi biaya print kertas yang mahal banget, apalagi dosen sering minta kamu untuk revisi. Nah, untuk mencegah dompet tipis selagi skripsian, kenapa tidak ambil pekerjaan lepas saja?

Kamu memang harus fokus dengan skripsi kamu, tetapi sebetulnya waktu penulisan skripsi itu tidak sesibuk jadwal kelas di semester sebelumnya. Untuk menambah pundi-pundi uang, kamu bisa gabung jadi Accurate Partner, mitra penjualan software akuntansi Accurate Online. Kamu akan dapat Rp1 juta per aktivasi Accurate Online yang kamu jual. Lumayan, kan, uangnya bisa kamu pakai untuk membiayai kebutuhan kamu selagi skripsian. Pendaftarannya gratis, tanpa kontrak, dan kamu bisa kerja kapan pun kamu bisa. Yuk, gabung jadi Accurate Partner!