Mengetahui cara mengatur keuangan rumah tangga begitu punya anak adalah salah satu hal terpenting yang harus dilakukan para orang tua. Masalahnya, seringkali banyak dari mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan dan dari mana harus memulai. Nah, untuk memandu Anda, berikut beberapa tips keuangan untuk orang tua muda yang perlu diketahui. Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini!

mengatur keuangan rumah tangga

Catat pemasukan dan pengeluaran rutin secara terpisah

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang pertama adalah mencatat pemasukan dan pengeluaran rutin secara terpisah. Meski sekilas terlihat merepotkan, sebenarnya jika sudah dilakukan, mencatat keuangan tidak seribet yang dikira. Justru, mencatat keuangan memiliki banyak manfaat yang bisa didapat. Misalnya, Anda menjadi lebih mengerti seperti apa arus keuanganmu.

Dengan cara ini, Anda juga tidak akan bingung lagi mengenai ke mana uang habis setiap bulannya karena semua jejak rekamnya tersedia di catatan. Tentu saja, rekam jejak keuangan ini penting agar Anda bisa lebih bijak dalam menggunakan uang dan melakukan langkah-langkah lanjutan mengatur keuangan rumah tangga begitu punya anak.

Tetapkan skala prioritas

Selanjutnya, Anda perlu menetapkan skala prioritas. Skala prioritas akan membantu Anda memutuskan prioritas dan membuatmu dapat menyelesaikan tugas yang paling penting dan paling mendesak terlebih dahulu, sehingga membantu Anda untuk fokus.

Anda cenderung tidak teralihkan saat berfokus pada daftar dan akan lebih mungkin mencapai banyak target atau tujuan. Cara menetapkan skala prioritas adalah dengan menyusun daftar sesuai kebutuhan rumah tangga, mulai dari anggaran belanja kebutuhan pokok, ongkos transportasi, cicilan rumah atau mobil, biaya listrik, air, internet, hingga kebutuhan anak seperti biaya sekolah dan imunisasi.

Menabung dan investasi adalah sahabat anda

Jadikan kegiatan menabung dan investasi sebagai sahabat karena kedua hal inilah yang akan membantumu menyiapkan masa depan terjamin bagi Anda. Untuk menabung, Anda bisa memanfaatkan deposito yang mengharuskan uang ditabung dalam jangka waktu tertentu dan mencegah penarikan biaya tabungan secara tidak terkontrol. Tabungan memiliki banyak fungsi, salah satu yang paling penting adalah sebagai dana pendidikan anak di masa mendatang.

Baca Juga :  Siap Nikah? Yuk Kumpulkan Biaya Pernikahan dengan 7 Tips Ini

Pertimbangkan juga untuk melakukan investasi untuk meningkatkan keuangan. Tentukanlah jenis investasi sesuai kebutuhan, entah itu investasi jangka pendek atau jangka panjang. Beberapa pilihan investasi yang bisa Anda coba di antaranya adalah saham, reksa dana, atau emas.

Dana darurat harus selalu siap sedia

Dana darurat adalah uang yang disisihkan untuk pengeluaran yang tidak direncanakan, seperti kecelakaan, musibah, tagihan medis, perbaikan rumah, atau kehilangan pendapatan. Menggunakan tabungan darurat untuk menutupi pengeluaran tak terduga lebih baik untuk keuanganmu secara keseluruhan. Sebaiknya, usahakan untuk mengalokasikan sejumlah pendapatan khusus untuk dana darurat saat menyusun anggaran belanja keluarga setiap bulannya.

Dana darurat adalah bagian penting dari rencana keuangan yang solid karena memungkinkan Anda untuk menutupi pengeluaran tak terduga tanpa harus menggunakan kartu kredit berbunga tinggi atau mengambil pinjaman. Jika Anda sudah menyiapkan dana darurat, Anda akan siap ketika hal-hal tak terduga terjadi suatu saat.

Pastikan cicilan/utang tidak lebih dari 30% pendapatan

Ada beberapa kondisi yang memaksamu berhutang untuk memenuhi kebutuhan atau membeli sesuatu saat dana sendiri tidak cukup, seperti saat ingin membeli rumah, membeli kendaraan, mengembangkan bisnis, atau untuk kebutuhan mendesak. Namun setelah memiliki anak, utang sebaiknya dijadikan pilihan terakhir.

Jika memang harus, pastikan cicilan atau utang tidak lebih dari 30% pendapatan agar pendapatan tidak habis hanya untuk membayar utang. Tekunlah mencari informasi untuk mendapatkan penawaran terbaik. Pastikan dana angsuran dan bunga utang tidak terlalu besar, sehingga tidak memangkas dana pokok rumah tangga dan Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan bulanan dengan baik.

Buat budget plan setiap bulan

Pengeluaran Anda akan mengalami peningkatan yang cukup drastis setelah mempunyai anak. Anda mungkin terpaksa membatasi atau mengurangi pengeluaran pribadi guna menghidupi sang buah hati. Agar Anda dapat mengatur keuangan dengan baik setelah punya anak, Anda perlu menetapkan budget atau anggaran bulanan untuk rumah tangga. 

Baca Juga :  6 Kerja Sampingan di Rumah Secara Online Tanpa Modal

Mulailah menghemat pengeluaran. Misalnya dengan membeli bahan makanan dan memasak di rumah daripada makan di luar, mencari pekerjaan sampingan sebagai pemasukan tambahan, hingga menekan biaya keinginan seperti membeli smartphone terbaru.

Punya pendapatan tambahan

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang terakhir adalah dengan memiliki pendapatan tambahan. Anda dapat mencari penghasilan tambahan dengan banyak, salah satunya adalah dengan menjadi Accurate Partner. Anda bisa mendapatkan penghasilan Rp1 juta untuk setiap paket aktivasi Accurate Online yang berhasil dijual, lho

Nah, itulah tadi beberapa cara mengatur keuangan rumah tangga setelah punya anak yang perlu Anda ketahui. Segera daftarkan diri sebagai Accurate Partner untuk mendapatkan berbagai keuntungannya, ya. Semoga bermanfaat!