Banyak orang yang bilang kalau kehidupan yang sebenarnya dimulai saat lulus kuliah. Setelah lulus kuliah, kehidupan sebagai orang dewasa yang sesungguhnya dimulai dari mencari pekerjaan. Pekerjaan yang dicari tentunya disesuaikan dengan gelar sarjana yang kita raih dan tentunya bidang yang dikuasai. 

Meski sudah sesuai dengan bidang dan gelar, masih banyak first jobbers yang justru gugur di proses interview kerja. Kegagalan ini bisa saja dari terlalu gugup saat menjawab pertanyaan, pengetahuan di bidang yang dilamar kurang luas, dan banyak lagi alasannya. Karenanya, first jobbers wajib mengetahui 5 tips agar diterima kerja saat interview berikut ini. Yuk, simak dan praktikkan!

Lamar di Posisi yang Pas dengan Kemampuan Diri

Saat melamar pekerjaan, pastikan lowongan yang didaftar sesuai dengan kemampuan diri kita. Meskipun masih berstatus fresh graduate, bila kamu memiliki kemampuan diri dalam mengerjakan posisi yang dilamar, tinggal masukkan saja lamarannya. Namun, pastikan kamu benar-benar yakin dengan kemampuan dirimu. Jangan sampai saat bekerja nanti, porsi kerja yang diberikan dengan kemampuan diri tidak sebanding. 

Latih Soft dan Hard Skill

Tips agar diterima kerja saat interview selanjutnya adalah berhubungan dengan skill kamu. Setiap job seeker punya dua jenis skill, yakni soft skill dan hard skill. Jangan salah, dalam dunia kerja, dua skill ini sama pentingnya. Hard skill bisa dilatih dengan cara mengasah kemampuan teknikal dalam diri. Contohnya, bila lowongan pekerjaannya sebagai guru, maka hard skill yang perlu dilatih adalah penguasan materi dan kemampuan untuk mengajar. 

Sedangkan untuk melatih soft skill, kamu bisa dengan cara banyak membaca buku filsafat untuk melatih kemampuan problem solving atau belajar bagaimana melakukan komunikasi dua arah yang lebih efektif. Dengan melatih soft dan hard skill, tentunya kamu akan lebih dilirik oleh tim HR perusahaan.

Baca Juga :  Daftar Pajak yang Harus Dibayarkan Saat bisnis E-Commerce Naik Daun

Edit Profil Media Sosial 

Di era digital ini, semakin mudah untuk menemukan profil seseorang. Kemudahan mencari profil ini dikarenakan media sosial yang semakin berkembang pesat. Bahkan untuk mencari pekerjaan pun banyak yang  memanfaatkan media sosial seperti Linkedin, Jobstreet, dan lainnya. 

Edit profil media sosial dengan menarik namun tetap terkesan professional. Tanpa kamu sadari, tim HR perusahaan suka mengecek profil media sosial. Media sosial yang dicek pun tak hanya Linkedin, tetapi juga media sosial seperti Instagram bahkan Tiktok untuk mengetahui seperti apa karakter asli kamu.

Latihan Interview Supaya Lebih Lancar

Namanya juga first jobbers, pastinya lazim bila masih kurang lancar dalam menjawab pertanyaan interview kerja. Penyebabnya bisa saja karena gugup atau memang kurang persiapan. Tips agar diterima kerja saat interview selanjutnya adalah perbanyak latihan interview supaya lebih lancar saat ditanya oleh perekrut.

Bagaimana cara latihan interview? Kamu bisa mencari pertanyaan-pertanyaan yang paling banyak dipertanyakan saat interview kerja. Toh, informasi pertanyaan-pertanyaan ini sudah banyak tersedia di internet. Biasanya pertanyaan-pertanyaan interview yang menjebak adalah bagaimana kamu melihat diri sendiri di 5 tahun ke depan, kenapa melamar ke perusahaan ini, hingga berapa ekspektasi gaji yang diharapkan.

Jika sudah mengumpulkan pertanyaan-pertanyaannya, temukan cara menjawabnya yang tepat. Biar tidak gugup saat di-interview, kamu juga bisa mengajak teman atau saudara untuk membantu latihan interview dengan sesi tanya jawab. 

Tambah Pengalaman Kerja Biar Semakin Dilirik 

Salah satu hal yang menarik perhatian HR perusahaan adalah pengalaman kerja seseorang. Meskipun masih first jobbers, bukan berarti kamu tak bisa punya pengalaman kerja. Lalu, bagaimana cara menambahkan pengalaman kerja? Mudah saja, kamu bisa mencari freelance yang bisa dijadikan pekerjaan sampingan. Salah satu freelance yang sangat menggiurkan adalah menjadi Accurate Partner, mitra penjualan resmi dari Accurate yang merupakan perusahaan software accounting.

Baca Juga :  Ingin Lanjut Kuliah? Ikuti Cara Menabung Biaya Kuliah S2

Tak main-main, menjadi Accurate Partner banyak keuntungannya, lho. Mulai dari pendaftarannya yang gratis, fee menarik sesuai dengan jumlah transaksi, dan tentunya jam kerja yang fleksibel. Saat kesulitan pun kamu bisa bertanya dengan tenaga profesional selama jam operasional. Dengan menjadi Accurate Partner, kamu bisa menambahkan pengalaman kerja yang baru di CV. Pengalaman kerja menjadi Accurate Partner ini akan membuat tim HR semakin yakin dengan potensi kamu, deh!

Sambil mencari pekerjaan, first jobbers boleh banget mencari lowongan freelance seperti Accurate Partner ini. Yuk, bergabung dengan Accurate Partner dengan klik di sini.