Pekerjaan freelance sekarang menjadi incaran banyak orang, baik bagi yang sudah bekerja maupun yang masih menganggur. Ada banyak sekali keuntungan menjadi freelance, tentunya asalkan Anda berhasil mendapatkan pekerjaan freelance yang cocok. Lalu, bagaimana caranya Anda bisa menemukan pekerjaan freelance yang pas dengan karakter Anda? Berikut ini ada 5 pertanyaan wajib ketika Anda mencari pekerjaan freelance.

Seperti apa pekerjaannya?

Pekerjaan freelance itu ada banyak sekali ragamnya, misalnya saja seperti di bidang content creation, sales, IT, dan masih banyak lagi. Saat Anda sedang mencari posisi freelance, pastinya Anda harus menyesuaikannya dengan minat dan bakat yang Anda miliki. Karenanya, Anda perlu memahami job description atau tugas-tugas apa saja yang dituntut dari posisi freelance tersebut.

Biasanya, untuk Mencari Pekerjaan Freelance, Anda tidak perlu punya gelar sarjana untuk bisa mengambil pekerjaan freelance yang bersangkutan. Asalkan Anda bisa membuktikan kemampuan kerja Anda, maka Anda pun bisa diterima kerja. Setelah memahami job description posisi freelance yang akan diambil, cari tahu lebih lanjut soal klien atau perusahaannya.

Bagaimana aturan jam kerjanya?

Salah satu kelebihan dari bekerja sebagai freelancer adalah tidak terpaku oleh jam kerja yang sama setiap harinya. Namun, hal yang harus diperhatikan oleh freelancer adalah deadline. Betul sekali, pekerjaan freelance sangat bergantung pada deadline yang ditetapkan oleh klien atau perusahaan.

Umumnya, deadline ditentukan per proyek kerja. Artinya, tidak semua pekerjaan Anda di minggu itu harus selesai di satu deadline yang sama. Misalnya, Anda memiliki 3 proyek kerja dengan deadline di hari Kamis dan 5 lainnya di hari Senin, jadi Anda harus pintar mengatur jadwal kerja agar semua proyek bisa selesai tepat waktu. Ingat, reputasi Anda sebagai freelancer tidak hanya ditentukan dari hasil kerja yang baik, tetapi juga dari kepatuhan Anda terhadap deadline!

Baca Juga :  6 Kegiatan Produktif di Rumah untuk Halau Rasa Bosan

Berapa fee yang diberikan?

Namanya juga freelance, jadi Anda tidak diberi gaji tetap setiap bulannya seperti pegawai tetap. Ini bukan semata-mata kekurangan, kok, melainkan kelebihan dari bekerja sebagai freelancer. Jika Anda rajin menyelesaikan job description sebanyak mungkin, maka upah yang Anda terima di bulan itu juga akan meningkat. Sebelum Anda menerima posisi freelance tersebut, tanyakan dulu jumlah fee atau upah yang akan Anda terima. Bagaimana tetapan fee dan cara menghitungnya?

Pada umumnya, pekerjaan freelance diupah per proyek. Contohnya seperti freelance content writer yang diupah per jumlah artikel, atau freelance sales partner yang diupah per penjualan. Pertanyaan ini penting sekali karena menyangkut nilai kerja keras Anda. Ada dua metode yang bisa dilakukan, yaitu freelance menetapkan fee sendiri atau klien menawarkan posisi freelance dengan fee yang sudah ditentukan. Jadi, pilih yang sesuai dengan kemampuan Anda, ya.

Apakah terikat kontrak?

Ketika Anda menerima pekerjaan freelance, mungkin saja Anda akan dihadapkan dengan kontrak kerja. Perlu disadari kalau kontrak kerja ini berfungsi untuk melindungi hak dan kewajiban Anda sebagai freelance serta klien. Jika Anda perlu menandatangani kontrak kerja, baca secara teliti apa saja hak dan kewajiban yang Anda terima. Kalau ada hal yang Anda rasa ganjil atau tidak bisa Anda terima, jangan sungkan untuk bernegosiasi.

Adanya kontrak kerja ini memang sangat mengikat, sehingga banyak freelancer yang enggan untuk menerima pekerjaan freelance yang memiliki kontrak kerja. Salah satu isu yang ditemui adalah kewajiban freelancer untuk terus bekerja di posisi yang sama dalam jangka waktu yang ditentukan dengan ancaman penalti. Nah, jadi Anda perlu pertimbangkan lagi ada tidaknya kontrak kerja saat mencari pekerjaan freelance.

Baca Juga :  7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal, Mudah dan Cepat

Bagaimana kultur kerjanya?

Dengan berkomunikasi langsung bersama klien atau perusahaan, Anda bisa sedikit mengenal kultur kerja mereka. Bisa saja mereka tipe klien yang suka memberikan tugas dengan deadline yang mepet atau tipe klien yang suka mengkritik. Bila Anda merasa tidak cocok dengan sikap seperti ini, ada baiknya untuk menolak pekerjaan freelance tersebut. Selain dari komunikasi langsung, Anda juga bisa googling review perusahaan tersebut yang biasanya ditulis oleh mantan pegawai atau pegawai yang masih bekerja di sana. Intinya, teliti mencari klien agar Anda bisa nyaman bekerja.

Nah, bagi Anda yang tertarik menjadi freelancer untuk menambah pendapatan, Anda bisa bergabung menjadi Accurate Partner! Tidak perlu gelar atau skill tambahan, siapa saja bahkan yang belum lulus sekolah pun bisa bekerja freelance sebagai Accurate Partner dengan menjual aplikasi keuangan Accurate ke pelaku bisnis dan UMKM di Indonesia. Bebas biaya pendaftaran dan tanpa kontrak kerja, Anda total fee Rp1 juta per paket aktivasi Accurate Online yang dijual. Yuk, gabung sekarang juga!